Do It Yourself, ..........,,,,, Optimization Engine for better Live ,,,,,.......... Bila Bisa Diperbaiki Mengapa Harus DiGanti,..Bila Bisa Bikin Sendiri Mengapa Harus Beli....... All4One,1ForAll ....... \(^o^)/

Menguras Radiator & Mengganti dengan Water Coolant

Menguras Radiator dan

Mengganti dengan Water Coolant

Jangan sampai mobil anda mogok  hanya karena overheating
Jangan sampai mobil anda mogok
hanya karena overheating
Ada banyak kontroversi dari Seputaran Air Radiator, begitu banyak Kabar angin yang beredar dimasyarakat bahwa Mesin lama dan radiator yang kotor karena kerak dilarang memakai coolant karena akan mengakibatkan radiator menjadi berlubang.

Saya disini bukan mau menjawab kontroversi itu, cuman ingin memaparkan langkah-langkah yang perlu diambil dalam mencoba untuk bermigrasi dari air radiator biasa menjadi water coolant. Dan bila semua prosedur sudah dijalani dengan benar niscaya harusnya Kejadian mesin overheating dijalan dan yang berakibat fatal pada mesin anda mungkin akan sedikit bisa dicegah. Bila tertarik silahkan lanjutkan membaca,

Dasar Teori:

jalur air radiator
Jalur Air Radiator
Mesin Ketika Hidup akan menghasilkan Panas, Mesin butuh suhu ideal untuk tetap menjaga performa dan dapat bekerja dengan ideal, Untuk itulah maka diciptakan Radiator berpendingin Air untuk mendinginkan dan menstabilkan suhu. ( di beberapa mesin ada yang berpendingin udara dan berpendingin olie ). 
Yang jadi masalah dengan berjalannya waktu Air karena sifatnya cenderung menghasilkan kerak dan Karat ? Moga Moga saja Pembaca yang Budiman ingat akan pelajaran SMP tentang  Mata Pelajaran Fisika tentang Air Sadah ( di situ diterangkan mengapa Panci dari Ibu Kita didapur yang berfungsi untuk mendidihkan air minum ternyata berkerak didasarnya ) Kalau ngak ingat ya ngak apa apa, karena mungkin pada waktu pelajaran tersebut anda sedang Membolos atau tertidur karena terlalu giat belajar semalam dirumah. hi99 Joke yaaaaaa ...... :)
Radiator Kotor
Radiator Kotor
Celakanya hal itu juga berlaku di Radiator mobil Kita, Tapi Para Ahli ahli Kimia sudah menciptakan penangkalnya yaitu setiap mesin dari pabrik sudah diperlengkapi dengan Water Coolant. Tetapi untuk mobil yang lama karena perawatan yang lalai dan sebagainya kemudian hari air radiatorpun diisi kembali dengan air biasa dan kemudian kotor. 
Setelah Radiator Kotor dan mampet karena kerak? maka bagaimana Caranya biar bersih Kembali?
Jawabnya = Dibawa Ke tukang Radiator untuk Dikoroki dan dibersihkan. 
Ya itu jawaban benar tetapi tidak seluruhnya benar, Coba anda perhatikan gambar  Jalur Air radiator selain di radiator air akan memutar keseluruh water pump, thermostat , mantel2 jaket pada mesin, coba bayangkan bagaimana kita membersihkan jalur jalur itu ? Sulit bukan? Salah satu Solusi jawabnya adalah dengan memakai bantuan Cairan Radiator Flush ( Bukan Engine Flush lho ya, jangan Salah ). Ayo Kita memflush radiator kita sendiri, Mudah kok caranya.

Cara Kerja: 

Flush dan Coolant
Flush dan Coolant
1. Anda Beli Radiator Flush di toko, beserta coolant, anda dapat membeli sembarang merk ada banyak disana, ada merk dobeli, STP, Prestone, Top1, Dan lain lain.
2. Setelah Dapat silahkan baca terlebih dahulu instruksi manualnya di keterangannya.
3. Setelah itu silahkan anda menuju ke ruang mesin, persiapkan air secukupnya. dan buanglah air radiator di mesin mobil anda, caranya buka sumbat radiator dibagian bawah, biasanya dipojok paling bawah, ada sumbat dari plastik, buka sesuai dengan putaran mengendori Baut. 
4. Setelah air Radiator keluar semua, silahkan isi dengan air lagi sampe penuh lalu hidupkan mesin, kira kira 5 menit. setelah itu buka tutup radiator ( awas hati hati karena panas) lalu buang kembali air radiator tersebut. bila air radiator tersebut keruh berwarna kecoklatan, silahkan ulangi lagi sampe air menjadi jernih ( proses buang dan isi, ya memang agak melelahkan, tapi itu yang harus dilakukan bila ingin mendapat hasil terbaik)
Radiator sudah dengan coolant
Radiator sudah dengan coolant
5. Setelah proses no.4 selesai maka silahkan isi kembali radiator beserta Cairan flush ( flushing radiator segera dimulai ). Setelah itu penuhi radiator dengan air, lalu tutup dan hidupkan mesin 5 - 15 menit ( tergantung dari petunjuk dari kemasan di flush tersebut ). Setelah waktu yang ditetapkan selesai, kemudian buang kembali air bekas flush tersebut. ( lakukan seperti no.4, Lakukan sampai menjadi bersih ( menurut pengalaman saya kuras dan buang tergantung tingkat kekotoran dari kerak radiator anda, bisa sampai 4 - 5 kali kuras )
6. Setelah menjadi bersih, jangan lupa untuk membersihkan selang dari radiator menuju ke kotak reservoir, bersihkan juga kotaknya dari kerak kerak.
7. Lalu Radiator silahkan anda isi dengan Radiator Coolant, beserta kotak reservoirnya juga.

Menguras Radiator yang sudah bercoolant

Lalu Bagaimana bila radiator kita sudah bercoolant dan ingin mengganti dengan coolant yang baru ( misalnya udah lama dipakai ) Caranya lebih simple.

Proses mengganti coolant
Proses Mengganti Coolant
1. Siapkan Tempat penampungan untuk menampung coolant yang akan diganti. Lalu buka tutup radiator bagian bawah, jangan lupa buka tutup radiator bagian atas.
2. Setelah semua air terkuras segera tutup radiator bawah, lalu sekalian jangan lupa lepas tangki reservoir dengan cara menariknya keatas. lalu isi dengan coolant baru.
3. Bersihkan tangki reservoir, dan bila mau anda bisa juga memberi cat pada petunjuk upper lever dan lower level, agar mudah bagi kita untuk mengetahui ketinggian air waktu dipasang dimobil. Jangan lupa Tiup Selang penghubung dari radiator ke tangki reservoir untuk memastikan saluran tidak mampet.
4. Lalu isi tangki dengan coolant sebelum dipasang ( mempermudah pemasangan saja daripada diisi setelah tangki terpasang. Anda bisa mengisinya kemudian, terserah anda.
5. Pasang tanki ketempat semula.
6. Tutup kembali radiator dan nyalakan mesin lalu periksa terhadap kebocoran.

Semoga Bermanfaat

101 comments:

  1. Nek kucing 96 biasane isi radiator-e berapa liter um I Want.....????

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena 2 way isinya sekitar 6-7 liter, kalau yg kapsul cuman 4 literan :)

      Delete
  2. Replies
    1. Silahkan Um, Yang Penting Tulisan saya bisa bermanfaat buat orang lain :)

      Delete
  3. Om mau tanya..
    Saya pernah melihat papa saya membuka penutup radiator bawah, mengisi air radiator dari atas memakai selang, dan menyalakan mesin mobil..
    Apakah itu jg bisa dilakukan mengingat air bersih ikut sirkulasi dan tidak berisiko kena air panas jika mengikuti cara di penjelasan?
    Klo memang boleh, berapa lama baiknya dilakukan?
    Terimakasih Om

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara ini hanya akan membilas air pada radiator saja, tapi tidak membilas pada thermostat karena biasanya mesin menjadi overcool sehingga thermostat menutut, dan Cara Ini berbahaya bila diterapkan pada jenis mobil mobil tertentu terutama yang Radiatornya terletak lebih rendah pada unit mesin, karena bisa mengakibatkan Masuk Angin, ( masuk angin ngak hanya pada Jalur minyak rem dan kopling saja lho ya ) he99

      Delete
  4. om mo nanya
    klo tabung reservoir punya saya setelah jangka waktu/pemakaian tertentu ko jumlahnya berkurang ya? itu normal ato ada masalah?

    mobil saya Kuda Diesel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk unit pendinginan memang sirkulasi bersifat tertutup, tetapi jangan lupa di tabung reservoir itu ada pipa penguapan, jadi mobil yang dipakai untuk jarak tertentu misal udah ribuan kilometer tentu air akan berkurang. ( ingat kembali siklus kerjanya air ditarik dan disimpan sementara di reservoir) tentunya dengan adanya panas maka air akan menguap di reservoir. Tidak normalnya misla anda baru pakai 100 atau 200 km tiba tiba harus nambah misal 200cc atau setengah liter. itu baru waspadai kemungkinan kebocoran.

      Delete
  5. Numpang tanya om, kalau di katana, radiatir sudah kita korokin dan asumsinya dah bersih, tapi tuh mesin masih aja demam. Apa perlu ya kita ganti tu radiator dengan yang baru. Ini persoalannya memang di radiatornya om Iwan.
    Minta share-nya. Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan buru buru memvonis radiator bermasalah, karena sistem pendinginan meliputi banyak faktor, bisa dari Kipas pendingin, Bisa dari waterpump ( pompa dah ngak maksimal mensirkulasi) bisa dari thermostat yang macet, bisa dari tutup radiator, bisa dari mesin itu sendiri ( misal karena overhoul lalu mantel2 jacket saluran air pendingin mampet terkena sealer dari perpack ya bisa.
      Coba anda amati dulu overheatnya dalam kondisi apa, apakah ketika highs speed, ketika macet, ketika nanjak atau bagaimana ?? untuk mendiaknosa lebih lanjut :)

      Delete
  6. Mengganti coolent setelah brp ribu km mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Konon sih Coolant ngak punya batas pakai, ya anda dapat mengantinya ketika dia udah tampak ngak bening lagi ( tampak keruh) tapi kalau lama ngak keruh keruh juga ya mungkin angka 100.000km atau pakai 5 th bisa jadi batasan :)

      Delete
  7. Om iwan permisi mau ikut bertanya... mobil saya classy 91... beberapa waktu lalu pernah macet di tol sampe 2 jam lebih, nah terus rem sampe ngeplos dalem bgt, saya coba nyalain angin (tanpa ac) kerasanya memang aga anget dikit, besoknya saya periksa radiator airnya masih penuh, apa radiatornya harus di kuras ato memang ada masalah di mesin soalnya kalo liat indikator temperatur normal, mohon pencerahannya om, sebelumnya terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk kondisi ekstrim macet terutama untuk mobil yang ber kipas pendingin model electric ( biasannya sedan ) ngak ada yang bisa dilakukan, kecuali kalau tipe masih pake belt bisa disiasati dengan mengegas sedikit pedal gas untuk menaikkan putaran mesin ( putaran kipas juga naik )
      Kalau untuk macet 2 jam dan indikator suhu masih normal dan air radiator masih normal ya berarti memang kondisinya memang panas, sedang mesin normal normal saja. Pengurasan air radiator bila terjadi kekeruhan pada air radiator tersebut. selama air radiator masih jernih tanpa endapan dan sirkulasi lancar ya tidak perlu dikuras.
      Untuk jaga jaga ada baiknya anda memeriksa unit kipas pendingin radiator anda , apakah putarannya masih baik atau sudah melemah.( bila pake electrik ) ( maaf saya ngak begitu hafal classy itu pake electric atau pake belt, kliatannya sih memakai kipas electrick)

      Delete
    2. kalau pengaruh ac mungkin ngga om? soalnya sebelumnya saya nyalain ac +- 1jam, Terima kasih infonya om... saya mau coba cek kipasnya ke bengkel... soalnya klo di lihat kipasnya masih muter, nah normal tidaknya saya kurang tau.

      Delete
    3. ya kalau ketika AC dihidupkan kab biasanya pendinginan Ac nempel di dekat radiator jadi otomatis unit radiator ngak mendapat udara dingin persen karena sebelumnya lewat AC dulu, makanya ada beberapa orang yang menambah kipas tambahan diAC, Kipas disini mkasud saya adalah apakah masih bisa berputar maksimal, kan penyakit dari electric Fan itu setelah berumur dia ada penurunan kecepatan putar kipas karena keausan motor listriknya.

      Delete
  8. om bedanya air warna ijo ama merah apa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau untuk bedanya saya kurang tahu um, tapi kalau lihat dari kemasannya sih sama sama mengandung Ethylene Glycol, dari pengalaman mau pake hijau atau merah ( merah biasanya lebih mahal) itu ngak ada bedanya kok ... Kan Tujuan utama Coolant adalah anti kerak dan memberi sedikit pelumasan pada waterpump ... :)

      Delete
  9. Aku pernah pake yang warna merah (punya To**ta) emang harganyasedikit lebih mahal... katanya sih lebih bagus...
    Selama pake coolant yang merah, kira-kira setelah 5 - 6 bulan... ada terlihat kesan bercak putih seperti bedak di selang karet yang terhubung ke radiator.... baik yang menuju mesin/thermostat ataupun yang menuju tangki reservoir....
    Kira-kira knapa ya ? sebelumnya pake yang warna ijo ngga seperti itu....
    Waktu tanya ke bengkel, jawabnya malah suruh ganti aja....

    Kelik - PM051

    ReplyDelete
    Replies
    1. bercak putih maksudnya diselang bagian luarnya gitu pa bos? kalau bercak putioh itu biasanya karena jamur, itu bukan karena ganti coolant kliatannya ... :)

      Delete
  10. Om, mau tanya nih. Kalo kuda diesel, air radiatornya brp liter ya? kalo saya beli coolant yg 5 ltr cukup ga? kalo ternyata ga cukup, bole ga dicampur air?
    sekalian mau tanya nih om, mobil saya kalo kena macet si siang bolong nan panas, ac nya jadi ikutan ga dingin. saya sih curiga puteran visco fan dah lemah. kalo menurut om gmn?
    thanks banget om, tulisan ama responnya sangat membantu saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kliatannya ngak cukup kalau 5 liter, kemungkinan bisa 6 literan, tepatnya saya ngak tahu, dicampur air kalau bisa ya jangan mending anda beli dua galon, kan walau udah pake coolant anda tetap periodik nambah air kan, jadi punya cadangan nambah.
      Kalau siang nan terik AC jadi ngak dingin ya wajar lah kan kerja AC waktu stationer ngak maksimal, selain karena putaran udara sedikit, juga putaran kompresor ac juga pelan ( stationer) anda bisa mensiasati dengan cara menginjak pedal gas sedikit agar stationer naik, ntar kan berangsur2 AC anda menjadi dingin lagi .. heheheee

      Delete
  11. Om..sy mau ikutan nanya nih..sy br beli sirion dgn air coolant warna merah..jika sy tambahin dg coolant warna kuning,katanya sih fleksibel bisa ke merahatau hijau...itu pengaruh ga om? Km sy br 9000++ apakah tdk usah di kuras om?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coolant warna merah kelihatannya itu standar punya Toyota, kalau dari pengalaman pribadi sih warna merah dicampur dengan hijau ngak apa apa karena itu kandungannya bahan sama.
      Tapi kalau daripada anda jadi kepikiran mengapa ngak beli warna merah OEM nya aja, kan juga air radiator anda selalu mengisi periodik dn disimpang bertahun2 tidak expired asal tutupnya rapat.

      Delete
  12. makasi om iwan atas penjelasannya yg lengkap.

    ReplyDelete
  13. mantap banget tipsnya om. weekend besok mau coba beralih ke coolant.
    selama ini kucing 97 pake air biasa, sudah mulai terlihat keruh airnya dan ada karat di sekitar lubang radiator meski belum sampai berkerak

    makasih om :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan lupa pake prosedur flush buat migrasi, dan pastikan jangan tergesa2 pake coolant sebelum air benar benar jernih waktu pembilasan flush :)

      Delete
    2. apa resikonya jika air belum jenih sudah kita isi dengan water coolan om?

      Delete
  14. kapan ah rekondisi radiator juga, ternyata dieselnya saya tak ada thermostat :shock:
    sekalian ganti coolant cakep nih :)

    ReplyDelete
  15. Kalo udah pake coolant terus klo dirasa sudah sampai batas bawah perlu diisi coolant lagi atau air biasa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau bisa silahkan diisi dengan cairan coolant juga yang sama, kecuali anda memakai coolant berjenis konsentrat tentunya diisi air biasa ngak bermasalah,...

      Delete
  16. om cielo saya skrng ini air di cadangan radiator suka habis meskipun perjalanan cuma 200km...tapi di radiator air tetap penuh dan ga overheat knp ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sesuai siklus kerja radiator bila tekanan besar (panas) maka air akan dibuang ke reservoir untuk selanjutnya diambil lagi ketika radiator vakum, bila di reservoir selalu kosong kemungkinan itu ada bocor halus um, coba diperiksa dengan sesaksama, bocor rambut ngak akan menyebabkan overjeating tapi itu menghabiskan air,

      Delete
  17. Ikut nimbrung um, kalo selang dari radiator ke panampungan di bagian atas penampungannya selalu basah di pas bagian sambungan penampungan itu sendiri apa itu wajar apakah ada kebocoran ,dan tutopnya bisa ber putar putar apa itu biasa atau memang harus di betulin? mohon saran dan pencerahannya um..

    ReplyDelete
    Replies
    1. tutup reservoir radiator itu hanya penutup biasa dari plastik dengan berjalannya waktu wajar kalau kendar, dan berhubung kerjanya menampung air yang panas maka ketika air menguap tentunya akan menerobios sela sela tutup tersebut sehingga menjado basah, ( walaupun sebenarnya tutup tersebut sudah ada cabang T nya untuk membuang uap air.

      Delete
  18. Ada mitos untuk radiator yg sudah berumur, dilarang dibersihkan pake radiator flush, takutnya radiator jadi rontok semua krn pengaruh flush, apa itu benar?
    Terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebuah Kerak adalah Korosi di permukaan logam, dengan adanya flush yang menghilangkan kerak maka ditakutkan akan terjadi kebocoran, Karena ada beberapa kasus radiator yang dirubah dari air biasa menjadi coolant akan menimbulkan kebocoran.
      Tapi Ini hanya beberapa pengalaman orang tertentu, sedangkan pengalaman pribadi saya yang bermigrasi coolant sejak dari Kijang Super hingga ke Panther Second pun, belum pernah mengalami hal kebocoran tersebut. Asala Ritual Flush dan pengurasan dilakukan dengan teknik yang benar. Sebuah Radiator adalah sebuah bejana bertekanan tinggi ( diatas 1,1 Bar jadi bila memang sudah berkerak dan rapuh alangkah lebih baiknya bocor sekalian lalu bisa kita perbaiki daripada bocor di tengah perjalanan bukan.

      Delete
  19. Makasih infonya gan. Tadi ane dah coba. Setelah di flush udah buang kuras kira kira 6 kali masih agak kuning airnya. Katena ane mau kerja. Ya udah ane masukin tuh collant kira kira aman ga gan..... (゚(゚ (゚ー゚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau masih kuning brarti masih ada kandungan kerak didalam radiator tersebut, anda masukkan coolant ya nanti dalam 1-2 minggu lagi pasti coolant anda akan berubah warna menjadi coklat, dan kemungkinan harus dibuang lagi untuk diganti coolant yang baru

      Delete
    2. º°˚˚°º♏ªKª§Ǐ♓º°˚˚° º bang iwan... kemarin ane ke tukang radiator dan ane minta di bersihin bejana kuningannya . Terus di isi coollant baru. Dan ternyata
      mobil ane termostat nya udah ga jalan dan ane minta pasang lagi yang baru. Dan sekarang amper udah ga di bawah lagi dan stabil di setengah kurang dikit.

      Delete
  20. Om, saya pake yaris 2009...di radiator sdh pake coolant, tp karena coolant hbs saya tambahain sedikit air...trus coolant sdh saya beli, apa boleh langsung dituang yak...mohon pencerahan...suwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berdasarkan pengalaman saya, menambah air tidak bermasalah bagi coolant, demikian juga mencampur dengan coolant berlainan merk, karena pada dasarnya kandungan didalamnya hampir sama. Jadi ya silahkan tuang lagi coolant yang anda beli kedalam radiator. Bila mau anda malah bisa mnguras tangki reservoirnya. biar radiator lebih fresh jangan lupa tiup jalur selangnya, biar lancar.

      Delete
  21. Mau tanya gan, sya isi radiator hampir 2x sehari pdahal perjalanan total cma 200km, tdk trjdi overheat, tpi indikator pernah menunjukan hampir pda garis merah, saya berhnti dan mengisinya dg air. Sbnernya, setiap berapa lama qta mengisi air radiator? demikian trimakasih. Sya pke mbal 2001.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya Menambah air radiator itu sangat jarang sekali dilakukan setelah beberapa ribu kilometer baru menambah, dan itupun menambahnya hanya sedikit sekali, bila anda selalu menambah tentunya ada kebocoran dan sesuatu yang ngak beres pada sistem pendinginan anda, Kebocoran ada 2 jenis, kebocoran dalam dan luar, kalau luar itu yabg bisa dilihat dari mata misal menetes dll, sedang bagian dalam itu meliputi ada di mantel2 jaket mobil sehingga bocornya bisa masuk keruang mesin atau ke ruang kompresi mesin ikut terbakar.

      Delete
  22. om iwan, dua tahun lalu saya pakai air coolent, lalu setiap air di tanki reservoirnya berkurang-low, saya tambah-tambah dengan air aqua....apakah di perbolehkan?? jika saya mau menambah lagi dengan air coolent apa perlu dikuras terlebih dahulu dan dilakukan flushing????or apakah saya bisa lansung dicampur saja dengan yang sebelumnya?? terima kasih

    salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lihat kondisi Coolant di radiator anda um, bila warna masih jernih anda bisa menambah coolant dengan yang baru, Tapi bila anda mau 100 persen kandungan coolannya murni, ya silahkan anda mengetap radiator anda lalu diganti dengan air coolant yang baru beserta melakukan pengurasan pada tangki reservoir,... ( tentunya akan membutuhkan biaya yang lebih banyak)

      Delete
  23. Om saya pake katana 89..isi radiatornya brp liter...mao tanya juga kenapa klo dipake pelan cepet sekali panas mesinnya, sebaliknya klo laju, mesin lbh lama panasnya...tks om....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Air Radiator katana sekitar 5 literan, Kalau jalan pelan panas itu ada 2 kondisi kemungkinan anda jalan pelan posisi stationer( putaran ngak tinggi) putaran ngak tinggi maka putaran air, putaran kipas juga akan melambat sementara kerja mesin tetap, sedang kalau kencang semua unit water pump, kipas beserta sirkulasi udara lebih baik.

      Delete
  24. Mau nanya pak, saya beli mobil sudah avanza 2007 tahun, sewaktu membeli air radiator diisi dengan water coolant warna merah, bagaimana saya bisa mengetahui jenis water coolantnya tipe apa dan apakah pengaruh jika water coolant yg saya isi beda merk dan beda warna dengan sebelumnya.. mohon infonya... apakah tipe water coolant yang cocok untuk mobil tersebut thanks bgt om...

    ReplyDelete
    Replies
    1. bila mobil dibeli dari boli maka bisa dikataan coolant merah mobil anda adalah coolant dari Toyota, silahkan anda isi dengan coolant merk toyota yang bisa dibeli bebas diBerek atau toko sparepart. bila terpaksa anda juga bisa memakai coolant merah merk lain tidak akan bermasalah.

      Delete
  25. Mas, mau nanya..apakah radiator coolant itu harus ditambah air atau tidak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada dua jenis coolant yaitu yang berupa consentrat ( ditambah air biasa hingga mencapai volume tertentu ) atau coolant yang udah jadi siap pakai ( biasanya dijual dalam jerigen.

      Delete
  26. Om Iwan Panther royale 2.5 pakai tutup radiator 1.1 atau 0.9

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh Berapa yaks, aku malah ngak memperhatikan, .. Kliatane sih 1,1

      Delete
  27. mas..saya punya genio 93...dr pertama dapet pas kunci di on kan kipas radiator lgsg muter...dan radiatornya pake air biasa..saya mau rencana ganti radiator plus migrasi dr air ke coolant...gmn mas lgkh yg tepat buat saya kerjakan...ijin sarannya...trimaksh sblme...

    ReplyDelete
  28. Brarti fan anda sudah di bypass langsung ke kontak/accu, mungkin karena genio terkenal bermasalah dengan pendinginan, jadi sama pemilik sebelumnya sudah dilangsung ngak dilewatkan switch thermostat. ada baiknya dikembalikan ke aslinya jadi ngak mborosin strum listrik dan memperawet unit electric fan.
    Untuk migrasi ke coolant alangkah baiknya unit pendingin di flush terlebih dahulu agar mengikis kerak kerak. hingga kerak tersebut dikemudian hari tidak menjadi bumerang dalam sistem pendinginan. caranya sama aja, silahkan anda baca artikel diatas.

    ReplyDelete
  29. Om Iwan, kalo kita minta tolong om iwan aja ganti dari air biasa ke collant bisa ga???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dikerjakan sendiri aja bisa dan gampang kok um, ya cuman itu nge flush radiator bisa 5-6x isi dan buang kotorannya, ... bisa 2-3 jam itu mainan air ... he99

      Delete
  30. Om, coolant di tangki reservoir mbl saya berkurang, untuk penambahannya di isi langsung kedalam tangki resovoir saja atau di isi ke dalam radiator ya? Mohon pencerahannya, thanx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk Radiaotor yang bekerja normal penambahan hanya dilakukan di reservoir, coba kalau anda ngak percaya ketika pagi hari silahkan buka tutup radiator, bila air radiator penuh brarti system radiator anda bekerja dengan sempurna, jadi penambahan hanya pada reservoir.

      Delete
  31. Dalam beberapa hari ini mobil saya Grand Civic LX 89 ada gejala overheat, awalnya saya kaget saat kemaren keluar kota jadi saya berhenti sebentar dipinggir jalan,tapi hari ini didalam kota ko mau naik lagi "Demam"nya...Radiator masih pakai air biasa mas,trus kalau keluar kota setiap hari kerja itu reservoir minta tambah terus airnya selalu kurang...air reservoir selalu kuning jadi tiap pagi selalu saya kuras...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tiap hari dikuras dan selalu kuning brarti sudah berkerak parah itu unit radiator, bila nambah airnya agak banyak tentunya ada kebocoran pada unit pendinginan/ jalur air,.. (kemungkinan retak rambut sehingga tidak terdeteksi oleh mata.
      Saran saya coba periksa radiator di tukang servis radiator dan setelah radiator dibersihkan lalu flush radiator (untuk membuang kerak pada mantel jaket mesin, lalu gunakan migrasi ke coolant)

      Delete
    2. Makasih mas infonya...kalau tutup reservoir agak longgar berpengaruh ngga sama kurang air tadi??...soalnya kalau dikencangin terlalu kuat,malah longgar lagi...kayanya rusak tutupnya itu

      Delete
    3. tutup reservoir harusnya ngak pengaruh, karena di tutup reservoir juga ada saluran buat mbuang angin sisa luapan radiator.

      Delete
    4. Tadi sore sempat saya nanya sama orang bengkel servis radiator...katanya sekarang katanya banyak coolant yang oplosan....waduuuhhh gimana ni mas?cari merk yang sudah terkenal bisa-bisa merk tersebut yang dioplos...terus katanya lagi paling aman pakai air Aq** saja...nah ini gimana lagi ceritanya..mohon bimbingannya ya mas...thanks

      Delete
    5. Itu kekuatiran yang tidak beralasan, seperti sekarang banyak olie palsu beredar apakah lalu anda tidak atau menghindari beli olie untuk mesin? Untuk menjamin produk asli atau tidak maka belilah ditempat yang terjamin macam toko resmi atau toserba terkemuka,... tentunya kemungkinan anda mendapat harga yang tidak terlalu miring, tapi kualitas pasti aman dan terjamin

      Delete
  32. Om iwan menurut anda benar nggak sih , kabar2 yg beredar kalo ganti coolant malah akan mengakibat kan kebocoran?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut pengalaman saya tidak ada hubungan antara migrasi coolant dengan bikin bocor, selama proses migrasinya dijalankan dengan proses benar ( diflush dulu untuk membuang kerak2nya), Bila anda ganti coolant dan kemudian radiator anda bocor brarti itu memang didaerah bocor udah mengalami korosi (tipis) adalah lebih baik anda mengalami bocor radiator lalu ketahuan dan diperbaiki daripada anda mengalami kerusakan radiator waktu anda sedang melakukan perjalanan jauh bukan.

      Delete
    2. Super sekali pak Iwan. Thanks penjelasannya. Hari ini saya mau kurasa radiator n migrasi ke coolant semoga aman. He he he

      Delete
    3. Silahkan mencoba dan semoga sukses, yang penting dalam memflush dibutuhkan kesabaran terutama untuk unit radiator dan mantel jaket yang sangat kotor.

      Delete
  33. om iwan mau tanya nih..tabung reservoir itu fungsinya untuk apa ya..terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesuai namanya tabung itu adalah sebagai bak penampung, ketika mesin menjadi panas dan air mengembang dan sampai tekanan tertentu (dibatasi tutup radiator) maka air panas radiator tersebut akan dikirim ke tangki reservoir, dan ketika mesin menjadi dingin maka radiator kembali vakum maka air akan ditarik kembali dari tangki reservoir kedalam radiator, sehingga jumlah air didalam radiator akan selalu tetap.

      Delete
  34. Numpang tanya pak iwan, untuk pengisian coolant di reservoir itu maksimal berapa banyak ya? jika diisi full apa aman ?
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba diperhatikan dengan teliti, pada dinding reservoir itu kan ada garis upper level dan lower level silahkan anda isi air sesuai ketinggian yang disyaratkan, bila anda mengisi terlalu tinggi tentunya akan mubazir karena ketika mesin panas maka air akan dibuang

      Delete
  35. pak iwan, kalau membersihkan radiator dengan pembersih porcelain/kramik kamar mandi apakah diperbolehkan? berbahaya gak untuk radiator/mesin mobil? thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ingat air radiator selain di radiator dia juga melewti mantel jacket di mesin yang bahannya dari metal/ almunium dsb, Kita tidak tahu apakah bahan pembersih keramik tersebut aman tidak untuk metal,... Lebih baik anda jangan mencoba coba taruhannya adalah mesin anda. lebih baik gunakan alat flush yang sudah terbukti dan diriset pabrikan pembuatnya.

      Delete
  36. Om Iwan, sy rencana pingin flushing radiator pada kucing, kebetulan bahan flushing sudah dibeli... ada yg ingin sy tanyakan : sebaiknya saat proses flushing itu thermostatnya dicopot dulu atau tetap terpasang ya?... terimakasih sebelumnya.... infonya sangat bermanfaat.... trims...

    ReplyDelete
    Replies
    1. thermostat ya tetap terpasang aja um, kan nanti waktu di flush unit thermostat pasti udah bekerja karena biasanya nunggu 10-15 menit waktu itu unit thermostat sudah bekerja

      Delete
  37. om iwan, ikut share yaaa..., aq punya mobil kia carens 2, pada saat menyalakan AC terjadi overhead, saya cek apanya ya..om..?????

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin ada pe,ilik carens lainnya yang bisa berbagi info?

      Delete
  38. Om...interplay ane radiator sering banget berkurang,and dari knalpot klo pas lagi manasin keluar air (cenderung muncrat),apa itu air dr radiator?bingung soalnya ada yg bilang normal,tp ad juga yg bilang bisa jd cylinder head kena?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau waktu dipanaskan pada waktu pagi hari keluar air itu normal dan wajar, karena saluran knalpot mobil panjang dan hasil pembakaran sempurna dari mesin adalah air juga sebagian, ditambah jalur knalpot yang panjang maka udara akan terkondensasi jadi keluar air, terutama buat daerah yang dingin dan beriklim lembab. Sementara air radiator berkurang bisa anda periksa dari tutup radiator lalu kondisi fan radiator anda. terlebih dahulu

      Delete
  39. Thanks gan,bermanfaat.mhn di bantu jg ya.www.manavin.com

    ReplyDelete
  40. mas iwan saya pake maestro 93 kenapa ya tangki reseptekel saya cepat habis dalam waktu 3-4 hari walauoun air di dalam radiatornya tidak habis ? kemana air itu mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu ada beberapa kemungkinan.
      1. radiator bocor halus/ retak rambut sehingga ketika mesin menjadi dingin terjadi vakum lalu mengambil air dari tangki sehingga berkurang.
      2. kemungkinan tutup tangki peernya sudah lemah sehingga tekanan belum tercapai air diradiator sudah terbuang keluar ke tangki resrvoir, kan di tangki reservoir ada peluapnya juga,
      3/ atau terjadi panas yang ekstrim di daerah radiator ( karena kipas bekerja kurang optimal dsb)

      Delete
  41. Siang om, ane mau tanya nih... Ane kan lgi rencana mau nge-flush radiator mobil ane (civic ferio 2000). Semua perlengkapan udah dibeli.. Nah yg mau saya tanya.. Ane kan beli radiator coolant merk S**ken bear brand coolant 30% concentrate. Nah itu ntar pas radiator udah selesai di flush pas ane isi radiator coolant nya dicampur air lgi gak om? Klo kata org toko yg jual sih gak perlu lgi dicampur air. Tpi wkti ane cek di website resmi nya S**ken keterangannya 30% concentrate 70% air non mineral. Itu kira2 maksudnya apa ya om? Di sebagian forum bilang lebih baik di campur air aki botol dripada air ledeng maupun air mineral. Kira2 hal itu benar gak om? Dan kalo bisa om kasih rekomendasi kira" merk radiator coolant yg bagus apa ya? Terima kasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dari tulisan 30% consentrad, brarti cairan itu harus dicampur air. untuk air aki sih lebih baik karena dia ngak mengandung mineral, (air destilasi) tapi bila udah pake coolant ngak apa apa pakai aja air sumur atau PAM yang penting jernih untuk nyampur coolant tadi. yang penting diingat prosesh flush harus benar benar bersih ngurasnya. agar tujuan flush tercapai.

      Delete
    2. Perbandingan percampuran air nya kira2 berapa ya om?

      Delete
    3. perbandingan ya sebaiknya diseuaikan dengan petunjuknya bila 30% brarti anda bisa memakai 3 bagian coolant dan 10 bagian air.

      Delete
  42. om mau tanya lgi dunk.. 3 hari yg lalu ane udah flush radiator dan udah migrasi dari air ke coolant. waktu mesin dinyalain, AC mati dan kondisi mobil tidak jalan.. indikator temperatur mesin menunjukkan normal 2/4 bar (tidak ada perubahan setelah migrasi dari air ke coolant). Kemudian tadi saya coba pakai jalan dengan kondisi AC mati, kira2 baru jalan +/ 2 km indikator temperatur mesin naik menjadi 3/4, saya sempat panik takutnya malah makin naik. saya berniat untuk menepikam mobil dan mematikan mesin. belum sempat saya menepikan mobil, jarum indikator kembali turun ke 2/4 bar. Jadi di sepanjang perjalanan yg saya tempuh +/- 10 km jarum indikator bolak balik ke 3/4 bar kemudian 2/4 bar dan itu berulang" terjadi. Setelah saya coba hidupin AC hal itu jg terjadi. Kemudian setelah mesin dingin saya coba buka tutup radiator dan tangki reservoir. Yang saya temukan coolant di tangki resevoir berkurang hingga kosong dan yang di radiator jg mengalami pengurangan. Apakah kondisi ini dapat di vonis radiatornya bocor? atau radiator mampet sehingga sirkulasi jdi tidak lancar dan menyebabkan overheat. atau memang kondisi setelah migrasi dari air ke coolant memang harus sering melakukan pengecekan radiator jikalau airnya berkurang maka harus kita tambahin? Mohon infonya donk om atas gejala yg saya alamin ini. Terima Kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Radiator sampe kosong berarti ada kebocoran, atau kemungkinan tutup sudah sangat lemah sehingga air cepat menguap habis. menurut pengalaman saya yang 2x migrasi ke coolant dan beberapa membantu teman yang bermigrasi ke coolant ngak ada sesuatu yang signifikan dari jarum temperatur. jangan beranggapan bahwa dengan ganti coolant maka temepratur akan turun, karena unit pendinginan di control oleh thermostat.
      Solusinya, cobalah jangan panih dulu, segera isi air radiator dan coba ceck beberapa hari atau setelah pemakaian, bila air berkurang banyak di tangki reservoir maka dapat dikatakan radiator anda kemungkinan bocor halus.

      Delete
  43. om mau nanya ni, saya pake subaru forester 2.0 turbo. kmrn2 sempet ada masalah sama radiator (sering overheat kalo gas saya bejek abis). tapi tiap jarum suhu mesin naek diatas normal, saya pasti lsng brenti n matiin mesin sebelum sampe redline. Kemaren saya cek ternyata tutup radiatornya dah jelek (karatan, karet dah aus, pegas dah lemah). Saya coba dtg ke bengkel resmi subaru di bdg (domisili saya di bdg) ternyata tutup radiator emang dah harus ganti. Tapi barang ga ready n harus inden (itupun dia ga bs make sure kapan bs dtg brg nya). Alhasil saya coba googling ternyata bisa pake tutup radiator mazda, akhirnya saya beli yg mazda punya (0,9) dan ternyata dari ukuran karet, pegas dll sama persis sama oem subaru. stelah saya ganti tutup radiatornya panas mesin normal lagi kalo saya pake ngebut (sbelumnya jarum suhu mesin suka ikut naek kalo saya bejek abis gas di tol). pake ac di jalan macet pun normal. 2 hari stelah ganti tutup radiator koq malah kebalikannya ya om? misalkan kalo lagi di tol, gas dibejek alias ngebut tuh temperatur normal, tapi begitu angkat gas/lepas gas, jarum temperatur malahan naek...
    mohon bantuannya om, makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dari ceritanya,kemungkinan kesalahan ada pada sensor suhu, cobe periksa kembali soket2 perkabelan. soalnya kalau kesalahan pada fan dll itu ketika dilepas jarum temperatur ngak akan secepat itu naiknya proses overheat kan pelan pelan tidak lepas gas jarum langsung naik

      Delete
  44. Om, kalo mau kuras air radiator visto gimana ya, kan radiatornya ga ada lobang pembuangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ngak ada lubangnya drain ya bisa dengan membuka klem selang air terbawah yang menuju mesin.

      Delete

Terimakasih Atas Komentar Anda,
Maaf Komentar yang berisi spam, kalimat tidak sopan dan tidak berhubungan dengan topik terpaksa saya hapus.
Bila anda ingin mendapat back link silahkan gunakan Open Id,
Link Aktif akan saya hapus
Terima Kasih (admin)